Konsep Arsitektur Pesantren OS
Pahami konsep dasar multi-tenant, hierarki role, dan modul aktif sebelum mulai menggunakan sistem.
Pesantren OS dirancang berbeda dari aplikasi sekolah pada umumnya. Tiga konsep berikut perlu Anda pahami agar penggunaan sistem berjalan sesuai harapan.
1. Multi-Tenant — Data Anda Terisolasi
Pesantren OS menerapkan arsitektur multi-tenant, sehingga data antar instansi tidak pernah saling terlihat. Setiap permintaan ke basis data secara otomatis difilter berdasarkan instansi masing-masing.
Hal ini berarti:
- Pondok Pesantren A tidak dapat melihat data Madrasah B, meskipun keduanya menggunakan sistem yang sama.
- Akun Anda hanya dapat masuk ke instansi Anda. Tidak ada opsi untuk berpindah instansi.
- Pencadangan data juga dilakukan per instansi, dan Anda dapat meminta ekspor data kapan saja.
2. Hierarki Role — Pengaturan Hak Akses
Sistem menyediakan lima level role bawaan:
| Role | Cakupan | Contoh tugas |
|---|---|---|
| SUPER_ADMIN | Vendor/penyedia layanan | Aktivasi instansi, penagihan, dukungan teknis |
| ADMIN_INSTANSI | Seluruh instansi | Pengaturan umum, akun pengguna, akses seluruh modul |
| SUB_ADMIN | Modul tertentu | Staf Keuangan, Staf Tahfidz, dan sejenisnya |
| GURU | Kelas yang diampu | Input nilai, absensi, catatan pembinaan |
| WALI_SANTRI | Anak masing-masing | Melihat tagihan, nilai, dan hafalan anak |
Cakupan akses SUB_ADMIN dapat dipersempit lebih spesifik melalui Custom Role. Sebagai contoh, role “Staf Keuangan” dapat dibatasi hanya untuk mengakses menu Keuangan, tanpa dapat melihat data nilai.
Pengaturan ini tersedia di menu Pengaturan → Role & Permission.
3. Modul Aktif — Sesuaikan dengan Kebutuhan
Pesantren OS terdiri atas delapan modul:
- Akademik
- Keuangan
- Tahfidz
- Asrama
- Kepegawaian
- Koperasi
- Surat
- Pembinaan
Tidak seluruh modul wajib diaktifkan. Sebagai contoh:
- TPQ: cukup mengaktifkan modul Tahfidz dan Keuangan.
- Madrasah harian: Akademik, Keuangan, Tahfidz, dan Surat.
- Pesantren tahfidz berasrama: seluruh modul diaktifkan.
Modul yang tidak aktif tidak akan muncul pada menu samping, sehingga antarmuka tetap ringkas.
Pengaturan modul tersedia di Modul Aktif.
Alur Data Standar
Untuk pesantren dengan layanan lengkap, alur datanya umumnya sebagai berikut:
Santri masuk → Buat akun santri + wali → Tetapkan kelas + kamar asrama
↓
Tagihan SPP/Asrama dibuat otomatis → Wali membayar (transfer/QRIS)
↓
Saldo santri terisi → Belanja di koperasi menggunakan saldo
↓
Rutinitas harian: absensi kelas + setoran tahfidz + catatan pembinaan
↓
Akhir semester: raport + sertifikat tahfidz
Seluruh modul saling terhubung. Sebagai contoh, ketika seorang santri dinyatakan lulus, seluruh catatannya (akademik, keuangan, dan asrama) akan ikut ditandai sebagai alumni dalam satu langkah.
Langkah Selanjutnya
- Glosarium Istilah — untuk istilah yang belum Anda kenal.
- FAQ — pertanyaan yang paling sering diajukan.
- Modul Akademik — mulai dari sini untuk mengimpor data santri.