🕌 Pesantren OS
🚀 Mulai Disini

Konsep Arsitektur Pesantren OS

Pahami konsep dasar multi-tenant, hierarki role, dan modul aktif sebelum mulai menggunakan sistem.

Terakhir diperbarui:

Pesantren OS dirancang berbeda dari aplikasi sekolah pada umumnya. Tiga konsep berikut perlu Anda pahami agar penggunaan sistem berjalan sesuai harapan.

1. Multi-Tenant — Data Anda Terisolasi

Pesantren OS menerapkan arsitektur multi-tenant, sehingga data antar instansi tidak pernah saling terlihat. Setiap permintaan ke basis data secara otomatis difilter berdasarkan instansi masing-masing.

Hal ini berarti:

  • Pondok Pesantren A tidak dapat melihat data Madrasah B, meskipun keduanya menggunakan sistem yang sama.
  • Akun Anda hanya dapat masuk ke instansi Anda. Tidak ada opsi untuk berpindah instansi.
  • Pencadangan data juga dilakukan per instansi, dan Anda dapat meminta ekspor data kapan saja.

2. Hierarki Role — Pengaturan Hak Akses

Sistem menyediakan lima level role bawaan:

RoleCakupanContoh tugas
SUPER_ADMINVendor/penyedia layananAktivasi instansi, penagihan, dukungan teknis
ADMIN_INSTANSISeluruh instansiPengaturan umum, akun pengguna, akses seluruh modul
SUB_ADMINModul tertentuStaf Keuangan, Staf Tahfidz, dan sejenisnya
GURUKelas yang diampuInput nilai, absensi, catatan pembinaan
WALI_SANTRIAnak masing-masingMelihat tagihan, nilai, dan hafalan anak

Cakupan akses SUB_ADMIN dapat dipersempit lebih spesifik melalui Custom Role. Sebagai contoh, role “Staf Keuangan” dapat dibatasi hanya untuk mengakses menu Keuangan, tanpa dapat melihat data nilai.

Pengaturan ini tersedia di menu Pengaturan → Role & Permission.

3. Modul Aktif — Sesuaikan dengan Kebutuhan

Pesantren OS terdiri atas delapan modul:

  • Akademik
  • Keuangan
  • Tahfidz
  • Asrama
  • Kepegawaian
  • Koperasi
  • Surat
  • Pembinaan

Tidak seluruh modul wajib diaktifkan. Sebagai contoh:

  • TPQ: cukup mengaktifkan modul Tahfidz dan Keuangan.
  • Madrasah harian: Akademik, Keuangan, Tahfidz, dan Surat.
  • Pesantren tahfidz berasrama: seluruh modul diaktifkan.

Modul yang tidak aktif tidak akan muncul pada menu samping, sehingga antarmuka tetap ringkas.

Pengaturan modul tersedia di Modul Aktif.

Alur Data Standar

Untuk pesantren dengan layanan lengkap, alur datanya umumnya sebagai berikut:

Santri masuk → Buat akun santri + wali → Tetapkan kelas + kamar asrama

Tagihan SPP/Asrama dibuat otomatis → Wali membayar (transfer/QRIS)

Saldo santri terisi → Belanja di koperasi menggunakan saldo

Rutinitas harian: absensi kelas + setoran tahfidz + catatan pembinaan

Akhir semester: raport + sertifikat tahfidz

Seluruh modul saling terhubung. Sebagai contoh, ketika seorang santri dinyatakan lulus, seluruh catatannya (akademik, keuangan, dan asrama) akan ikut ditandai sebagai alumni dalam satu langkah.

Langkah Selanjutnya

  • Glosarium Istilah — untuk istilah yang belum Anda kenal.
  • FAQ — pertanyaan yang paling sering diajukan.
  • Modul Akademik — mulai dari sini untuk mengimpor data santri.